Digitalisasi Layanan, Dikbud Bonebol Permudah Pengelolaan Administrasi Lewat SIBANO
Dikbud Bonebol - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bone Bolango terus melangkah maju dalam mendorong transformasi digital di lingkungannya. Langkah ini tidak hanya berfokus pada efisiensi administrasi, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas proses pembelajaran di kelas melalui pemanfaatan teknologi secara bermakna.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Dr. Basir Noho, SE., M.Adm.Pemb, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran yang berlangsung di SDN 5 Tapa, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema "Transformasi Digital Pembelajaran: Mewujudkan Guru Inovatif Berbasis TPACK dan 4C" ini bertujuan untuk membekali para pendidik agar mampu menghadapi tantangan dunia pendidikan di era modern.
Dalam arahannya, Dr. Basir Noho menjelaskan bahwa proses digitalisasi bukan sekadar memindahkan cara mengajar konvensional ke perangkat digital, melainkan sebuah perubahan mendasar dalam pola pembelajaran.
"Digitalisasi pembelajaran adalah proses perubahan cara mengajar dari cara konvensional menjadi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi secara bermakna. Di sini, guru tidak hanya dituntut untuk pintar teknologi saja, tetapi harus mampu memadukan antara teknologi, metode mengajar, dan isi materi (TPACK) untuk melatihkan empat keterampilan utama abad 21 (4C: Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) pada siswa," ujar Basir Noho.
Selain mendorong penguatan kapasitas guru di kelas, Dikbud Bone Bolango juga memperkuat tata kelola pelaporan dan administrasi sekolah melalui pengoptimalan sistem SIBANO (Sistem Informasi Bulanan dAn pembelajaraN sekOlah).
Integrasi layanan SIBANO mempermudah sekolah-sekolah di Kabupaten Bone Bolango dalam melakukan pelaporan rutin bulanan dan pemantauan perkembangan pembelajaran secara akurat, cepat, dan transparan. Dengan hadirnya platform ini, beban administrasi sekolah dapat terintegrasi secara digital sehingga para pendidik dapat lebih fokus pada peningkatan mutu pembelajaran peserta didik.
"Saya berharap hadirnya SIBANO ini benar-benar memberikan kemudahan bagi sekolah. Ketika urusan administrasi pelaporan bulanan sudah berjalan cepat dan terintegrasi secara digital, guru-guru kita punya lebih banyak waktu dan ruang kreatif untuk merancang pembelajaran yang berdampak bagi murid-muridnya di kelas," pungkas Dr. Basir Noho.
Melalui sinergi antara peningkatan kompetensi guru berbasis TPACK dan penguatan administrasi digital via SIBANO, Dikbud Bone Bolango optimistis dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, transparan, dan berdaya saing tinggi demi mencetak generasi unggul di Kabupaten Bone Bolango. (Humas Dikbud Bonebol)
